#JapanTrip : Sulitnya Menyusui di Public Area

Breastfeeding is a mother’s gift to herself, her baby and the earth.

~Pamela K. Wiggins

Kegiatan breastfeeding atau kegiatan menyusui di publik area, lumrah kah bagi kita?

Di Indonesia, menyusui di tempat umum adalah hal yang sangat biasa. Banyak kita temui ibu menyusui anaknya di tempat makan, di mall, bahkan di kendaraan umum dengan atau tanpa penutup.

Ibu-ibu di era modern sekarang ini, terlebih ibu-ibu muda yang baru memiliki anak, sudah semakin mementingkan etika menyusui di tempat umum, yakni dengan menggunakan apron menyusui.

Tulisan aku kali ini, sebenarnya bukan mau membahas apron menyusui sih, tapi mau membahas, betapa susahnya aku menyusui ketika aku travelling ke Jepang. Daaannn… Sedih benerrrr…

Dari awal, adikku sudah mewanti-wanti bahwa orang Jepang tidak ada yang menyusui di tempat umum, mereka pun kurang menerima ada yang menyusui di tempat umum. Kenapa?

Entahlah mengapa, di Jepang menyusui di tempat umum sekalipun menggunakan apron menyusui dianggap hal yang tidak pantas. Memang sih sepanjang perjalanan aku tidak melihat satu bayi pun yang menyusu pada ibunya.

Saat di Osaka, aku sama sekali kesulitan untuk menyusui. Benar-benar kesulitan. Kita tidak boleh menyusui di tempat umum, tapi tidak disediakan nursery room dimana-mana, baik di tempat makan maupun di mall besar. Kalau pun  ada tempat untuk bayi hanyalah tempat untuk changing popok, itu pun jadi satu dengan kamar mandi.

Abi kalau sudah mulai mengantuk pasti teriak dan menangis ingin menyusu. Solusinya, aku buru-buru mencari kamar mandi dan terpaksa menyusui disana. Steril kah? Tentu tidak! Di kamar mandi terlalu banyak bakteri bersarang, tapi aku nggak punya pilihan lain. Kalau bukan di kamar mandi, dimana lagi?

Di Kyoto pun sama saja, aku nggak bisa menemukan tempat yang nyaman untuk menyusui. Ketika berkunjung ke kedai Halal Ramen Gion Naritaya di Kyoto, disediakan mushola kecil, aku pun terpaksa menyusui disana karena Abi sudah mengamuk minta menyusu.

IMG_1916
Ini nih mushola di Halal Ramen Gion Naritaya, Kyoto

Kondisi berbeda ketika kami tiba di Tokyo. Di Bandara Haneda, nursery room-nya sangat manusiawi dan layak sekali untuk kegiatan breastfeeding. Bahkan disediakan air panas untuk memanaskan susu atau membuat susu formula. Wahh, nyaman sekali…

IMG_2131

Ketika di Tokyo Disney Sea, nursery room-nya juga sangat nyaman. Bahkan, nursery room terletak di Kids Centre. Disana, selain anak-anak bisa menyusui dengan ibunya, bahkan disediakan kasur-kasur untuk beristirahat. Sayangnya, karena Abi lagi super cranky jadi nggak sempet foto-fotoin deh. Cuma ini yang berhasil terfoto 😀

 

IMG_1962
Tempat menyusuinya berupa bilik-bilik tertutup bikin nyaman

 

Di sebuah toko baju merk ternama di Kota Tokyo pun, juga disediakan nursery room walaupun dengan setting-an yang sederhana, hanya ruangan yang diisi kursi lalu diberi tirai penutup. Tapi setidaknya, fasilitas menyusui ada.

Layaknya, ketika tidak diperkenankan menyusui di public area, fasilitas nursery room juga disediakan. Bayi kan juga punya hak untuk menyusu 🙂

XOXO,

Icha

Advertisements

Ngabuburit Bareng Blogger @Koffie Tijd!

photo 1

Beberapa waktu lalu aku diundang untuk menghadiri sebuah acara yang seru banget namanya Ngabuburit Bareng Blogger. Acara ini bertempat di Koffie Tijd Bandung pada tanggal 13 Juni 2016. Sesuai dengan nama acaranya, disini banyak blogger-blogger yang datang buat ngumpul, ngobrol-ngobrol sambil menunggu waktunya berbuka puasa.

photo 2

Acara Ngabuburit Bareng Blogger dibuka dengan live music yang dihadirkan untuk mengiringi para blogger yang datang membuat suasana disana makin meriah.

photo 3

Sambil menunggu bedug Adzan Maghrib tiba, para blogger bisa saling berbagi ide dan pengalaman mereka dalam membuat tulisan blog. Tidak hanya jadi ajang ngumpul-ngumpul para blogger, dalam acara Ngabuburit Bareng Blogger ini kita mendapatkan ilmu dari speaker kece Andandika Surasetja, seorang fashion stylist yang juga menulis blog yang fokus di bidang fashion. Dia cerita bahwa sebelum kita memulai blogging, kita harus fokus apa visi dan misi kita. Lalu ke depannya blog kita ini mau diapakan? Menjadi sumber penghasilan atau hanya hobi saja?

Agar blog menarik banyak pembaca, sebaiknya dipikirkan dengan matang bagaimana layout, theme, header, nama blog, url, tampilan sideboard serta gaya tulisan sampai foto-foto yang akan dipakai.

 

photo 4
Foto Andika Surasetja

 

Di acara ini, juga  terlihat blogger cantik berhijab yang menjadi salah satu blogger favorit aku yaitu Ghaida Tsurayya, happy deh! 🙂 Dia bercerita tentang pengalamannya dalam memulai menulis blog dan menjadikan blogging salah satu hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi yang menguntungkan.

Dalam perkembangan blogging tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dunia digital, oleh karena itu dalam acara ini para blogger diajarkan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Pada kesempatan tersebut BCA diwakilkan oleh Bu Anna Lisa menjelaskan tentang Sakuku yang merupakan produk inovasi terbaru dari BCA. Sakuku merupakan dompet elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran belanja, isi pulsa, dan banyak transaksi perbankan lainnya.  Dengan menggunakan Sakuku kita tidak perlu lagi repot menggunakan uang cash atau kartu-kartu yang ribet buat dibawa-bawa, cukup bawa smartphone kita bisa melakukan pembayaran di merchant yang telah bekerjasama dengan Sakuku.

Nah buat kamu yang masih belum yakin, ini beberapa alasan kenapa kita perlu punya aplikasi Sakuku!

  • Bisa bayar belanja, dengan scan QR code di merchant-merchant Sakuku baik online ataupun offline (tambahin link merchant Sakuku dari web BCA)
  • Isi pulsa sendiri atau minta diisiin pulsa sama orang lain
  • Transfer uang atau minta ditransfer oleh teman (Sakuku Plus)
  • Split Bill atau bagi tagihan (Sakuku Plus)
  • Tarik tunai tanpa kartu (Sakuku Plus)

Hari mulai menjelang sore Adzan Maghrib sudah dikumandangkan para blogger disuguhkan makanan yang sudah ditunggu-tunggu untuk membatalkan puasa, para blogger kembali ditemani alunan live music menemani makan-makan yang bisa diambil sepuasnya. Pada saat makan-makan juga ada games yang berhadiah menarik.

photo 5

Ngumpul-ngumpul para blogger di Bandung kali ini sangat berkesan karena jadi ajang temu kangen para blogger yang sudah lama tidak ketemu. Terima kasih banget buat BBlog dan BCA yang mempertemukan para blogger ditengah kesibukan pekerjaan mereka.

 

XOXO,

Icha