[Review] Stoller 

Menurut aku, pembelian paling berguna hingga hari ini adalah STROLLER. Ha ha ha.. Bahkan, pas masih bayi Abi bisa aja bobo cuma digoyang-goyang di stroller.

Aku mau cerita soal stroller yang Abi gunain nih. Jadi, waktu aku masih hamil, aku paling semangat nyari stroller. Pengen banget yang keren-keren tapi kok harganya nggak bersahabat. Padahal, kalau jelang lahiran kan kebutuhan beli ini beli itu juga banyak. Jadi, mesti jeli banget nih , nyari stroller yang harganya nggak overbudget, tapi tetep nggak mengesampingkan kualitas.

Akhirnya, pilihan jatuh ke Joie Brisk Travel System warna merah. Kenapa warna merah? Karena, merah warna yang universal, jadi bisa dipakai nanti buat adik-adiknya Abi, kalau adiknya perempuan 😉

Di Mothercare, harganya sekitar Rp.3,8 juta tanpa carseat. Kalau aku beli di Fany Baby Shop di ITC Kuningan lantai 4. Harganya Rp. 2,5 juta saja udah plus carseat. Yey!

(+) Side

  • Stroller mudah di buka tutup. Bahkan aku bisa buka stroller sendiri sekali pun lagi gendong Abi. Kita cukup menginjak pedal di bagian belakang stroller dan stroller pun langsung kebuka. Nutupnya juga nggak susah, kita tinggal tarik tuas di pegangan stroller sebelah kanan, sambil dorong strollernya ke bagian depan. 
  • Bangkunya luas. Jadi, Abi yang badannya cukup semok leluasa di stroller.
  • Senderannya cukup empuk dan bisa rebah banget. Jadi, kalau dia tidur bisa lebih nyaman. Makanya, bisa dipakai mulai dari newborn.
  • Kokoh banget.

(-) Side

  • Lumayan berat (beratnya sekitar 8,6 kg)
  • Agak makan tempat kalau ditaruh di bagasi mobil, bahkan ada beberapa sedan yang nggak cukup bagasinya. Nggak bisa dibawa ke cabin pesawat pula.
  • Carseatnya kecil banget. Abi pas bayi banget nggak berani aku taruh di carseat, takut ada apa-apa sama tulang belakangnya. Baru berani sekitar 5 bulanan, ehh ternyata udah sempit carseatnya. Ternyata, carseat-nya memang cuma sampai usia 6 bulan. 

      Detailnya bisa diliat di sini :

      https://youtu.be/jz7L8IUk0zI

      Ini nih pas Abi pake stroller Joie-nya :

      Posisi tidur
      Posisi setengah duduk
      Posisi duduk

      Kalau ini pas pakai carseatnya :

      Nah terus, seiring keinginan Ibunya yang mau jalan-jalan kesana kemari, udah mulai butuh stroller yang lebih praktis dibawa. Eh, tiba-tiba ngeliat diskonan di IG @birdsandbeesbaby 

      Photo : IG @birdsandbeesbaby

      Langsung deh kasih kode ke Baba dan langsung dapet approval buat beli. Memang waktu itu pas banget mau trip ke Jepang. Sangat sangat worth it to buy banget buat beli Cocolatte Pockit CI 689 ini! Sebenernya, aku pengen banget warna turquoise, tapi ternyata sold out, daripada nggak dapet, warna kuning pun oke lah..

      (+) Side 

      • Super ringan, yaiyalah cuma 4,4 kg ajaaa 
      • Kalau dilipet jadinya mungil loh cuma 38 x 19 x 33 cm. Karena mungil, enak banget bisa masuk cabin pesawat, bisa taruh kolong tempat duduk kereta, atau kolong tempat duduk bus. Bahkan, kalau aku lagi bawa koper gede buat trip, aku masukin dulu strollernya ke koper, nanti begitu sampai baru dibuka strollernya.
      • Beda sama Cocolatte pockit yg sebelumnya yang tipe 688, tipe ini bagian punggungnya itu berjaring-jaring, jadi sirkulasi udara buat punggung si baby tetep lancaaar..
      • Ada tas backpacknya loooh.. Jadi kalau mau dibawa-bawa gampang dan nggak kotor.
      • Keliatannya kaya ringkih gitu. Ya wajar sih, namanya stroller yang bisa dilipet-lipet jadi besi-besi penyangganya slim dan rodanya kecil. Cuma tenang aja, kuat nahan beban sampai 20kg booook!😉

      (-) Side

      • Nggak bisa diubah-ubah sandarannya. Kasiannya kalau si baby ketiduran di stroller, nah sandarannya nggak bisa jadi rebah. Jadi, dia akan tidur tetep dengan posisi tegak. Ehh, tapi sekarang muncul yang edisi “Recline”, nggak boleh tuker nih? 😜
      Photo : IG @birdsandbeesbaby
      • Nutupnya sampe jadi kecil nggak begitu gampang. Kalau sambil gendong bayi nggak bisa, kita tetap butuh bantuan orang lain.
      • Baru bisa digunakan saat bayi usia 6 bulan (udah mulai bisa duduk) karena posisi strollernya duduk.

      Tapi, so far aku cukup puas sih dengan Cocolatte CI 689 karena sangat fleksibel buat dibawa-bawa kalo lagi travelling.

      Ini nih Abi pake pas jalan-jalan…

      @Singapore
      @Medan
      @Batam
      @Osaka
      @Kyoto
      @Tokyo

      Cara buka tutup Cocolatte CI 689 ini bisa diliat disini nih :

      https://youtu.be/gprLn0VNK7M

      Jadi, kalau aku mau pergi berdua Abi dan perlu bawa stroller, aku bakal bawa Joie karena buka-tutupnya gampang, bisa sambil gendong Abi. Nah, tapi kalau mau travelling aku bakal bawa Cocolatte Pockit, tapi harus ada orang lain karena buka tutupnya nggak begitu gampang.

      Selamat memilih stroller, Buibuk!😁😁

      XOXO,

      Icha

      Advertisements

      Leave a Reply

      Fill in your details below or click an icon to log in:

      WordPress.com Logo

      You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

      Twitter picture

      You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

      Facebook photo

      You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

      Google+ photo

      You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

      Connecting to %s