Bermain dan Belajar Bersama @masakecil.id

Aku sering flashback ke masa anak-anakku yang sangat menyenangkan. Tidak perlu mengenal gadget, tidak asyik sendiri menonton TV. Masa kecilku dihabiskan dengan bermain, bermain berbagai mainan yang dibelikan orang tua, bermain bersama teman di luar rumah, berlarian di alam bebas, bercengkrama dengan anak lain, tak jarang berkelahi berebut mainan. Ingin rasanya, anakku Abi merasakan yang sama. 
Nyatanya, dunia tak lagi sama. Anak-anak pasti udah nggak tau lagi serunya main bekel, main karet, main dompu, main masak-masakan yang nyabutin daun dan bunga-bungaan, main kapal dari kaleng yg bisa jalan beneran di air, main kasti, dan permainan-permainan khas masa kecil yang seru lainnya.

Dunia ini telah berubah menjadi terlalu maju. Anak-anak kecil tak lagi bercengkrama dengan anak seusianya, tapi mereka lebih asyik menghabiskan waktu dengan gadget-nya, bahkan bisa super panik kalo gadget-nya ketinggalan atau batrenya habis. Mereka nggak panik kalo mobil-mobilan yang dibeliin orang tua ilang? Atau barbie-nya tangannya copot? Atau masak-masakannya pancinya ilang entah kemana? Atau kereta-keretannya relnya rusak?

Aku nggak mau itu terjadi sama Abi. Aku pengen dia menikmati hari-harinya dengan bermain yang seru dan menyenangkan. Yang jadi peer buat kita sebagai orang tua, yaitu harus mulai menyesuaikan diri dengan kemajuan ini. Kita siapkan diri kita dengan permainan-permainan yang mungkin jauh lebih modern tapi tetap mendidik. 

Well, aku pun ikutan acara playdate sama @masakecil.id yang kali ini temanya buah dan sayur 😊 Aku pengen Abi berinteraksi dengan anak lain sambil bermain, belajar, sekaligus menstimulasi motoriknya. Kali ini, bertempat di Perdikan Resto, Antasari, Jaksel. Enaknya, selain ada tempat terbukanya buat anak-anak main, ada beberapa binatang yang dilepas bebas. Ada kelinci, rusa, ayam, burung, dan burung merak. Anak-anak bebas bermain dan bereksplorasi. Sayangnya, Abi agak takut untuk berdekatan dengan rusanya hihi.

Acara dimulai dengan berkenalan dengan berbagai jenis buah dan sayur. Anak-anak diajak menempelkan beraneka buah dan sayur di board. Lalu, Tante Lala dan Tante Eno dari @masakecil.id juga ngasih liat anak-anak buah-buahan dan sayur-sayuran yang asli lho. Anak-anak boleh memegang. 

Selanjutnya, anak-anak diajak untuk outdoor activity, yaitu berbelanja beraneka ragam buah dan sayur di pasar mini. Untungnya, cuaca lagi bersahabat mendung-mendung gimana gitu, jadi anak-anak nggak kepanasan deh. Mereka dibekali sebuah keranjang dan dipersilahkan memilih beraneka ragam buah dan sayur. Karena Abi mulai mengenal nama-nama sayur dan buah, dia keliatan cukup bersemangat disuruh belanja sampai keranjangnya penuh, hehehe… 

Lalu, anak-anak belajar mencuci buah dan sayur. Nah, ini yang paling anak-anak suka sekalian ciprat-cipratin sampe basah, hehe… Buah dan sayur disikat pake sikat gigi dan air sabun ,setelah itu di lap pakai handuk, dan dimasukan keranjang kembali kalau sudah kering.

Selanjutnya anak-anak diajak memisahkan mana sayur dan mana buah. Kalau seumur Abi sih mungkin belum terlalu paham yang mana sayur dan yang mana buah. Walaupun, dia udah mulai afal beberapa nama sayur dan buah beserta bentuknya. Tapi, dikasi petunjuk kok berupa gambar dan tulisan.

Di sesi berikutnya, anak-anak diajak untuk belajar memotong buah-buahan sendiri. Hasilnya, udah pasti acak-acakan. Tapi, itu nggak penting sih, yang penting proses belajarnya😍 Belajar memotong buah kaya gini bisa banget dipraktekin sendiri di rumah. Ini hal sederhana lho, tapi edukatif banget ya. Abis dipotong, buahnya boleh langsung dimakan. Asyiiikkk!

Nah, sesi terakhir buat anak-anak adalah membuat art craft. Ceritanya, bikin jus jeruk. Anak-anak diajak ngecap paper berbentuk gelas menggunakan potongan jeruk dan cat berwarna oranye, seolah-olah ini adalah jeruknya. Lalu, mengecap menggunakan spon dan cat berwarna putih, seolah-olah ini adalah es batunya. 

Tadaaaa…ini hasilnya….😎 Boleh dibawa pulang buat kenang-kenangan deh.

Nah, nggak cuma sesi buat anak-anak aja nih. Ada parenting class juga buat para orang tua dengan pembicara Tante Rosa, seorang Psikolog. Temanya, menjadi Mama Montessorian. Lebih ke ngobrol santai sih dan kita bebas nanya seputar perkembangan dan dunia anak-anak.

Sesungguhnya, sudah menjadi tugas kita sebagai orang tua untuk memberikan stimulasi-stimulasi untuk perkembangan semua aspek kehidupan anak. Terlebih, di usia golden age (0-6 tahun), di mana si anak sedang mengalami pertumbuhan yang pesat-pesatnya.

Mau ikutan keseruan playdate bareng masa kecil? Follow aja instagram @masakecil.id untuk dapet beragam infonya😊 

Semoga bermanfaat ya, Buibuuu ❤
XOXO,

Buicha & Abidzar

Advertisements

[Event] Temu Bunda 2017, Proud to be Mombassador SGM Eksplor ❤

Buat Mamak-mamak rumah tangga kaya aku gini, “me time” setelah tenggelam dengan kesibukan rumah tangga kaya masak, nyuci, nyapu,dll adalah sebuah kegiatan bernilai tinggi. Makanya begitu kesempatan buat “me time” itu akhirnya dateng, berbekal support suami tentunya, akhirnya Ibu Icha nggak mau melewatkannya 😍 
Ibu Icha segera membawa Abi terbang dari Sidoarjo menuju Jakarta untuk menitipkan Abi pada neneknya hihihi. Ini pertama kalinya banget, ninggalin Abi keluar kota dan tidur kepisah dari Abi. Tapi, Ibu kan mau mencari ilmu dan “me time” jadi harus semangat! Walaupun perginya harus kabur karena kalau Abi ngeh Ibu pergi meweknya bisa nggak kelar-kelar😂😂

Selama 3 hari 2 malam 92 Bunda-bunda hebat dari Sabang sampai Merauke berkumpul dalam acara Temu Bunda 2017, sekaligus mengukuhkan kami menjadi Mombassador SGM Eksplor. Pasti masih pada penasaran deh, apa sih Mombassador itu? 

Banyak yang ngira, bahwa menjadi Mombassador tandanya kita harus promoin susu SGM Eksplor. Nggak sama sekali Buibuuuuk! Nggak ada tuh suruhan bahwa kalau kita ikut, kita harus promoin susunya. Bahkan, kalau boleh jujur, aku sendiri belum memberikan susu SGM Eksplor buat Abi loh. Abi kan baru disapih nih. Aku masih melihat-lihat dan mempertimbangkan, susu apa sebaiknya yang diberikan untuk Abi. Nah, dengan ikutnya aku menjadi Mombassador SGM menambah keyakinanku untuk memilih SGM sebagai tambahan nutrisi buat Abi.  Gimana nggak yakin, selain dapet beragam ilmu soal nutrisi, kita juga diajak ngeliat langsung pabrik pembuatannya yang menjujung tinggi hiegienitas. Apalagi, Buibuk kaya aku gini yang milih ini itu buat anak hati-hati banget, butuh banget ngeliat langsung nggak sekedar denger dari orang. Begitu melihat sendiri, produknya memang berkualitas dan layak untuk direkomendasikan.

Nah, balik lagi, Mombassador itu adalah sebuah komunitas yang dibuat SGM Eksplor untuk membantu SGM mewujudkan cita-cita memberikan nutrisi terbaik untuk bangsa. Setuju banget sama yang Mas Akri dari Sari Husada bilang, bahwa untuk mewujudkan tujuan menyebarkan nutrisi terbaik untuk bangsa nggak bisa cuma dilakukan Sari Husada sendiri, tapi membutuhkan bunda-bunda untuk menyebarkan ke orang-orang di sekitar.

Apa saja sih kegiatannya? Boleh ya, aku sharing sedikit :

Day 1 (24 Agustus 2017) : Tiba di Jogja, Foto Profile, dan Welcoming Dinner 

 Pagi hari, kami berkumpul di meeting point yang dekat dengan kediaman kami masing-masing, kebetulan aku berkumpul di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat. Sebuah mobil pun siap membawa kami ke bandara. 

Bersama Bunda Nitha, Bunda Neni, Bunda Dina, dan Bunda Efa yang siap berangkat dari Jakarta Pusat. Dok : Bunda Dina Milasari
Jogja, kami datang…..

Kami agak delay sekitar 30menit dari jadwal keberangkatan pukul 12.45, tapi nggak mengurangi semangat kami untuk segera tiba di Jogja karena ternyata perut juga udah keroncongan hihihi…

Koper gede sendiri nih😎
Tiba di Jogja 😍

Namanya juga emak-emak ya kan, tiap jengkal kudu foto. Jadi, setelah ambil bagasi dan ngeliat spot foto keren, langsung deh kita pepotoan hihihi, jadi lupa sama si perut keroncongan. Padahal, sebuah bus sudah menunggu kami untuk diantarkan ke hotel.

Setibanya di Greenhost Hotel, itu loh hotel tempat syutingnya AADC 2, kami langsung menyantap hidangan, lalu mengisi kuesioner dan foto profile.

Keren kan view-nya…

Setelah foto profil, kami diberi waktu untuk beristirahat di kamar masing-masing. Aku memilih untuk video call Abi yang berujung bikin dia sedih 😥 Lalu, mandi karena udah super lengket ini badan. Temen sekamar aku, Bunda Melisa dari Bandung belum datang karena bunda-bunda dari Bandung kena delay 2 jam. Huhu..

Malam harinya adalah welcoming dinner. Kami makan malam, lalu ada sesi penjelasan tentang Mombassador yang juga diisi dengan kuis-kuis yang kocak dan menghibur. Nggak lupa ditutup dengan foto bersama yang heboh dan ramai. Secara, 92 orang gitu lohhhh….

Hihi serunya foto dempet-dempetan. Dok : Mas Suhakri (Sari Husada)

Day 2 : Belanja Oleh-oleh di Bakpia Pathuk 25, Visit Pabrik Sari Husada, Makan Siang di Rama Sinta Resto, Outbond di Kompleks Candi Prambanan, dan Gala Dinner & Pengukuhan Mombassador di Sekar Kedathon Resto

Kami sudah harus sarapan pukul 6 pagi dan berangkat pukul 7 pagi menuju ke pabrik Sari Husada.  Eitss, tapi pepotoan pas sarapan nggak boleh dilewatkan dong. 

Sarapan duluuuu…

Kami sempat mampir di Toko Bakpia Pathuk 25 untuk berbelanja oleh-oleh. Bahkan, saat kami tiba disana, tokonya belum buka loh. Ha ha ha… Ternyata, pegawainya dalam perjalanan karena membawa bakpia yang betul-betul baru dan masih hangat. 

Buibuk kalo belanja semangat banget yaaak! 😂 Dok : Bunda Dina Milasari

Nah, ini yang paling ditunggu-tunggu karena dari kemarin-kemarin cuma denger ceritanya aja. Kami tiba juga di Pabrik Sari Husada yang dibangun di tanah seluas kurang lebih 15 hektar. Konon, ini merupakan pabrik Sari Husada yang terbesar dari pabrik Sari Husada di seluruh dunia dan merupakan pabrik yang terbesar di Asia Pasifik. Warbiyasakkk!

Dok : Bunda Dina Milasari
Foto rame-rame di depan Pabrik. Dok : Bundah Diah Arini

Kita disuguhkan pabrik yang begitu asri dengan rerumputan dan pepohonan, pabrik yang bersih nggak keliatan sampah sedikit pun, dan pabrik yang luas. Jangan coba-coba jalan kaki Buibuk, bisa encok lohhh. Ha ha ha… Makanya, disekitar pabrik banyak terlihat sepeda, mungkin itu yang digunakan karyawan untuk berkeliling pabrik. Pabriknya juga dilengkapi fasilitas untuk karyawan kaya tempat fitness dan kantin. Penting tuhhh, kalau karyawan sehat kan kinerjanya juga pasti akan baik. 

Pabrik ini juga memberlakukan aturan yang cukup ketat untuk pengunjung. 

  • Pengunjung wajib menggunakan sepatu tertutup. 
  • Pengunjung tidak dalam keadaan flu, diare, tipus, dan penyakit lain yang menular. Ini menyangkut unsur hieginitas pabrik.
  • Pengunjung tidak boleh berjalan sambil memegang handphone. Ini menyangkut keamanan diri di pabrik, karena kan disana berbagai truk, seperti truk pengangkut susu, truk barang, dll, kerap lewat di lingkungan pabrik.
  • Tidak boleh mengambil foto di area tertentu.

Sayangnya, karena keterbatasan waktu, tidak semua area pabrik bisa kami datangi. Yaiyalah yaa, mau sampe jam berapa kalau semuanya dikelilingin😁 Jadi, kami hanya melihat beberapa tahap terakhir, seperti proses packaging susu bubuk di dalam kantong foil, packaging kantong foil ke dalam kardus susu, packaging kardus-kardus susu ke dalam kardus besar. Lalu, diakhiri dengan melihat ke gudang penyimpanannya. 

Kita nggak perlu khawatir sih, karena produk susu Sari Husada tidak menggunakan bahan pengawet untuk produknya, melainkan menggunakan nitrogen supaya produk susu lebih awet. Susu yang akan expired dalam kurun waktu 3 bulan juga akan ditarik dari peredaran. 

Selesai kunjungan pabrik, pas banget waktunya makan siang, pas banget cacing-cacing di perut udah bernyanyi indah. Kami diajak menikmati santapan makan siang di Rama Sinta Restaurant. Kami makan siang sambil menikmati pemandangan Candi Prambanan. Pepotoan pun jadi agenda yang nggak boleh terlewatkan. Nice place!

Memanjakan mata dengan pemandangan yang indah, memanjakan lidah dengan makanan yg sedap di Rama Sinta Resto. Dok : Bunda Amanda Ratih
Dok : Bunda Dina Milasari

Dok : Bunda Puanjoo

Setelah perut terisi dan istirahat solat, kami diajak menuju kawasan kompleks Candi Prambanan untuk Outbond. Jangan bayangin outbond yang flying fox gitu gitu ya buat emak-emak mah udah pada pasang bendera putih duluan sebelum mulai hahaha… Outbond-nya itu, lebih ke aneka games yang menguji kekompakan dan product knowledge kita tentang nutrisi dan SGM. Seruu banget loh. Meskipun nggak menang, yang penting kebersamaan, kehebohan, keseruan, dan semangatnya. Happy banget lah!

Dok : Bunda Sinta Hartono
Dok : Bunda Sinta Hartono
Dok : Bunda Amanda Ratih
Dok : Bunda Sinta Hartono

Outbond diakhiri dengan menuliskan harapan di sebuah prisma. Harapanku sih, agar silaturahmi kami para Mombassador tidak terhenti hanya di acara ini, tapi terus berlanjut di kemudian hari, agar kami bisa terus  berbagi informasi, ilmu, dan pengalaman agar terus dapat menginspirasi ❤

Dok : Bunda Sinta Hartono
Dok : Bunda Sinta Hartono

Setelah outbond, rencana untuk berbelanja oleh-oleh dibatalkan karena waktunya sangat mepet. Kami harus kembali ke hotel untuk bersiap-siap Gala Dinner dan Malam Pengukuhan di Sekar Kedathon Resto. 

Pada Gala Dinner ini, selain disuguhkan makanan yang super nikmat, kami juga ditemani suguhan lagu-lagu enak oleh Band asal Jogja. Acara dipandu dua MC yang super kocak Mas Novian dan Mbak Tako, serta diisi dengan kuis yang sangat menghibur, talkshow yang menginspirasi, pengukuhan kami sebagai Mombassador, dan diakhiri dengan Tarian Maumere yang membuat kami semua tertawa dan gembira bersama.

Dok : Bunda Dina Milasari
Talkshow yang Menginspirasi dengan Pembicara Bunda Fiki (Wajah Bunda Indonesia), Bunda Candy (Mombassador dan Founder Omah Parenting), dan Bunda Naomi Jamaro (Connection Manager Sari Husada)
Speech dari Bunda Naomi Jamaro, selaki Connection Manager Sari Husada

Kami satu per satu diberikan sebuah batik cantik  Oleh Connection Manager Sari Husada Mbak Naomi Jamaro, sebagai tanda kami telah resmi menjadi Mombassador Batch 5 dan juga resmi menjadi keluarga besar SGM Eksplor.

Selfie bersama Bunda Dina dan Bunda Idas
Malam Pengukuhan Mombassador Batch 5. Dok : Facebook Aku Anak SGM
Tarian Maumere sebagai Penutup Acara. Dok : Facebook Aku Anak SGM
Semua bahagia dan tertawa bersama❤ Dok : Bunda Diah Arini

Malam itu kami juga diberikan buah tangan berupa bakpia yang enakk banget 😋😋

Day 3 : Workshop, Pengumuman Pemenang, dan Kembali ke Daerah Asal Masing-masingSetelah sarapan, kami bersiap untuk memulai workshop. Kami harus membuat sebuah program sederhana yang tujuannya adalah kepedulian kami sebagai Mombassador terhadap nutrisi dan perkembangan anak. 

Berangkat dari kekhawatiran kami sebagai orang tua, kami sepakat untuk mengangkat kegiatan bermain sebagai sebuah program untuk meninggalkan atau mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Tau sendiri kan Buibuk, sekarang gadget itu adalah sesuatu yang berguna, sekaligus membahayakan bagi orang tua. Makanya, kami membuat program dimana orang tua wajib mengajak anak bermain, bisa dengan bermain permainan tradisional, membuat aneka mainan sendiri, bahkan membuat mainan dari barang bekas ( termasuk kardus susu). Harapannya sih, anak-anak teralihkan perhatiannya dari gadget dengan asyik bermain bersama orang tuanya. 

Dok : Bunda Chusnul Khotimah
Dok : Bunda Chusnul Khotimah
Hasil Diskusi Kelompok 1. Dok : Bunda Eva Sri Rahayu

Walaupun kami nggak menang, bukan masalah. Yang paling penting, kami sudah menyuarakan ide dan pendapat kami😍

Tiba lah pengumuman pemenang, mulai dari pemenang live report, pemenang lomba VLOG, pemenang lomba Workshop, dan Pemenang Bunda Persahabatan. 

Aku nggak nyangka banget lho, ternyata jadi salah satu pemenang lomba VLOG. Soalnya, aku sama sekali nggak bisa ngedit-ngedit video. Tapi, video yang aku bikin seadanya itu, aku persembahin tulus banget dari hati *tsailahhh buat Bunda Melisa Dahlan dari Bandung, teman sekamarku. Tema VLOG-nya adalah tentang room mate. Aku menceritakan bahwa, pertemuanku dengan Bunda Melisa membuat aku rindu kampusku karena ternyata Bunda Melisa adalah seniorku di Fikom Unpad. Kami pun jadi reunian soal kampus, soal Jatinangor, dan soal Bandung. Sekalipun kami bukan orang asli Bandung (fyi, kami sama-sama asal Sumatera), tapi kami sangat cinta Bandung. Kalau mau liat videonya boleh banget klik disini

Menang lomba VLOG nggak nyangka banget! Dok : Bunda Dina Milasari

Ini beberapa fotoku dengan Bunda Melisa :

Sedihnya mau pisah 😢
Nggak mau melewatkan indahnya Prambanan. Dok : Bunda Melisa Dahlan

Ada pertemuan pasti ada juga perpisahan. Senang, sedih, haru, bahagia, dan berbagai rasa campur aduk. Kami pun harus kembali ke daerah kami masing-masing untuk kembali ke pelukan keluarga tercinta. 

Foto bareng Mas Elka, guide selama di Jogja yang selalu menghibur sepanjang perjalanan di bus. Dok : Bunda Chusnul Khotimah
Sampai jumpa Jogjaaaa… Dok : Bunda Amanda Ratih

Me time-nya sangat seru dan menyenangkan. Sekarang, sudah siap tenggelam dalam kesibukan rumah tangga kembali deh 😊

Terima kasih SGM Eksplor, Sari Husada, Semua Pihak yang telah membantu Acara Temu Bunda 2017 untuk acara yang begitu berkesan dan menyenangkan😍😍 Untuk para Mombassador, semoga silaturahminya terus terjaga dan terus dapat saling menginspirasi ya….

Tertarik menjadi Mombassador berikutnya? Pantengin terus website Aku Anak SGM social media Twitter – Instagram – Fanpage supaya Bunda-bunda juga nggak ketinggalan berbagai infonya ❤


XOXO,

Icha 

[Event] Happy Meet Up KEB x Happy Fresh : Smart Financial Happy Ramadhan

Bulan Ramadhan hampir tiba.. Wahhh, so happy

Gimana nggak happy, bulan Ramadhan itu dinanti banget karena bakal jadi ajang silaturahmi. Di bulan Ramadhan, agenda buka puasa bersama bisa jadi ajang temu kangen temen-temen dan sahabat yang jarang ketemu atau bahkan udah lama banget nggak ketemu. Lebarannya pun jadi ajang temu kangen saudara-saudara yang jarang kita temuin.

Nah, karena banyak agenda buka puasa yang menanti plus pas Lebaran banyak banget yang mesti di persiapin kaya makanan, kue, angpao buat ponakan, belanja-belanja baju buat anak, mukena, jilbab, dan baju buat ortu dan mertua, dan sederet pengeluaran lainnya, otomatis pengeluaran di bulan Ramadhan jadi jauh melonjak di banding bulan-bulan lainnya, bener nggak sih Buibuu?

Suka pusing ngatur-ngaturnya, padahal kan jelang Lebaran gaji 2x lipat karena nerima THR ya, tapi kok malah berasa uang cepet menipis. Perlu solusi banget ini mah! Nggak lucu kan kalau abis Lebaran kita malah gigit jari karena keuangan seret 😅

Untungnya nih, aku diundang sama Emak-emak Blogger dan Happy Fresh buat ikutan Happy Meet Up dengan topik yang menarik banget, yaitu mengelola keuangan pas Bulan Ramadhan. Cihuuuy, pas banget ini! Pembicaranya Financial Planner, yaitu Mbak Prita Ghozie. 

Source photo : instagram Emak2Blogger

Mbak Prita bilang, ketika kita ada pemasukan, kita harus langsung membaginya buat biaya bulanan, dana darurat, dan investasi. Itu lah gunanya punya tabungan di beberapa bank. Jadi, begitu terima uang, bisa langsung kita bagi deh. Nah, aku baru ada 2 kartu nih, jadi memang cuma misahin uang bulanan sama tabungan aja. Aku belum alokasiin dana darurat nih, jadi kadang kalau ada yang darurat pakainya yang dana tabungan😅😅

Nah, kalau bulan Ramadhan, alokasinya agak beda sedikit nih. Jadi, begitu ada pemasukan, pembagiannya kaya gini :

5%  Zakat, Infaq, Sedekah

10% Dana Darurat

40% Biaya Hidup

20% Biaya Cicilan

5% Tabungan dan Investasi

20% Ramadhan Lifestyle

Kalau mau tabungan dan investasinya lebih banyak, ya mau nggak mau kita harus menekan di Ramadhan lifestyle-nya. Iya juga sih ya, kadang tuh kita membeli barang yang mungkin sebenernya belum kita perlu. Misalnya, kita terbiasa membeli baju untuk Lebaran, padahal sebenarnya baju kita masih banyak yang bagus-bagus dan bisa dipakai untuk Lebaran. *langsung cek isi lemari*

Mbak Prita ngasih beberapa tips juga nih gimana mengelola keuangan keluarga di Bulan Ramadhan.

  • Bikin Anggaran Ramadhan

Kadang suka ngerasa ribet sendiri kalau disuruh bikin anggaran sama suami. Padahal, bener sih anggaran tuh penting banget buat ngejagain kita supaya nggak ada pengeluaran yang melenceng jauh banget dari apa yang sudah kita anggarkan. Kalau kita udah bikin anggaran, kita juga jadi lebih hati-hati keluarin uang buat hal-hal lain yang diluar anggaran karena keuangannya sudah di plot sesuai kebutuhannya.

  • Siapkan Dana Darurat

Ini penting banget ya ternyata. Soalnya, kadang ada aja pengeluaran nggak terduga yang harus kita keluarin. Nah, pengeluaran nggak terduga ini jangan sampe ngeganggu anggaran buat biaya hidup sehari-hari dan juga tabungan. 

  • Rencanakan Keinginan

Nah, ini nihhh.. Kadang memang kita suka nggak bisa tegas nentuin mana yang kebutuhan sama keinginan. Kalau kebutuhan pastinya harus langsung dipenuhin dong ya. Kaya kalau makan itu kan kebutuhan, jadi tentu aja harus kita penuhin. Kalau keinginan? Itu yang harus ditinjau baik-baik. Seberapa urgent keinginan kita itu sampai harus kita penuhi. Kalau buat aku sih contohnya gini, makan itu kan memang kebutuhan, tapi kalau mau makan di resto mewah itu jadinya keinginan. Kalau kita punya budget yang lebih, setelah semua hal yang urgent dipenuhi sih, buat aku nggak masalah, iya nggak sih Buibuuu? 🙂

  • Cerdas Berbelanja

Namanya emak-emak ya kan, semua dibeli, padahal kadang belum tentu kepakai. Nunjuk diri sendiri, Ha ha ha..  Ini tuh karena emang aku suka nggak nyiapin catetan apa aja yang mau dibeli kalau mau belaja bulanan. Ini nih yang bikin budget belanja jadi bengkak. Besok-besok kalau belanja mau pake catatan ah, biar nggak beli yang aneh-aneh 😀😀 Samaaaa, nyari promo yang murah-murah dong pastinya. Pasti banyak kok tempat berbelanja yang nawarin promo dan diskon menarik, apalagi masuk bulan Ramadhan, bakal banyak promo Ramadhan hi hi hi..

  • Do It Online

Sepakat banget ini! Belanja via online itu keuntungannya adalah sangat memudahkan kita karena nggak perlu pergi keluar, cuma tinggal duduk manis sambil pakai HP atau laptop, masukin pesanan, bayar, dan barang pun dianter sampai rumah. Keuntungan lainnya, karena kita nggak keluar dan liat-liat barangnya secara langsung, jadinya kita nggak tergiur beli barang-barang lain deh. Pengeluaran pun bisa direm. Kalau kita pergi membeli sendiri, terus ngajak anak, mampirnya nggak cuma beli barang yang kita perlu aja, tapi beli barang lain misalnya kaya mainan atau anak minta main permainan di mall. Alhasil, pengeluaran makin bengkak deh. 

Soal poin yang terakhir ini, aku super setuju nih. Permasalahan utama aku itu, Abi lagi aktif-aktifnya. Jadi, kalau diajak ke supermarket dia bisa lari-larian dan berantakin barang. Soalnya, aku kan nggak pakai pengasuh, otomatis Abi kudu ikut kemana pun aku pergi. Yang ada aku jadi nggak konsen mau belanja. Makanya, buat aku belanja online itu pilihan yang tepat karena aku bisa belanja saat Abi lagi tidur.

Nah, Happy Fresh memang jadi salah satu pilihan aku buat belanja kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhannya Abi. Kalau nggak sempet pergi, aku bakal belanja buah-buah, daging giling, ikan salmon, susu, sereal, dan kebutuhan lainnya pakai aplikasi Happy Fresh. Gampang dan praktis bangetttt… Kita tinggal pilih tempat belanja yang deket sama rumah, pilih barangnya, bayar pake cash atau credit card, beres deh. Pesenan bakal tiba di depan rumah segera. Pilihan tempat belanjanya juga banyak, ada Transmart, Carrefour, Lotte Mart, Ranch Market, Hypermart, Red & White, Loka, Grand Lucky, Superindo, dan Farmers Market. Cihuy banget kan!

Kalau belanja yang seger-seger kaya buah atau daging di Happy Fresh aku juga nggak khawatir, soalnya personal shopper-nya udah terlatih milih barang-barang yang berkualitas. Udah gitu nggak sok tau, kalau ada barang yang nggak sesuai aplikasi, dia pasti bakal hubungin kita dan menanyakan apakah pesanannya mau diganti yang lain. 

Buat yang belanjanya repetitif kaya aku, bisa pake option YOUR LIST. Jadi, list belanja kita udah terdaftar di aplikasi, kita tinggal klik aja belanjaan yang mau kita beli lagi tanpa harus search ulang. Duhhh, mempermudah Buibu banget kan…

Nah,di bulan Ramadhan juga akan ada beberapa promo menarik lho untuk barang-barang top selling. Terus, ada juga beberapa barang yang kalau kita beli, kita bisa ikutan nyumbang dan akan disalurkan untuk orang yang membutuhkan. Wahh, belanja sekaligus beramal 🙂

Tunggu apa lagi Buibuuu, cusss meluncur download aplikasi Happy Fresh segeraaa!

Hamdallah, nemu deh solusi buat keuangan di bulan Ramadhan. Ini aku udah mau mulai bikin anggaran Ramadhan nih. Yey!

Eh iya, selain dapet solusi keuangan, bonusnya ketemu Emak-emak blogger yang kece-kece serba hejo-oren.. 

Say cheese!

Plus ketemu senior di kampus yang udah lama nggak ketemu, Hallo Teh Wina 😊

Well, semoga bermanfaat dan bisa langsung dipraktekin ya Buibuuu… Happy fasting, mohon maaf lahir batin 🙏


XOXO,

Icha

[Event] Talkshow Bio Oil & Watsons Indonesia “Look Good, Feel Great”

Buibuuu.. Kali ini aku mau bahas soal beauty aka kecantikan deh.. 😊

Jadi gini, aku mau cerita dulu nih, pas sebelum hamil aku tuh kurus banget, berat aku cuma 45 kg. Pas hamil, kenaikan berat badan aku drastis banget, itu katanya yang bikin beberapa bagian tubuh berpotensi stretch mark. Bayangin aja, aku naiknya 20 kg loh 😅😅😅

Stretch mark di bagian perut aku tuh parah banget  dr mulai pink sampe akhirnya agak keunguan karena kadang nggak tahan pengen garuk.Gateeeelll… Saking gatelnya, suka kepengen nangis😭 Dari awal hamil padahal rajin loh pakai segala jenis cream dan oil yang katanya bisa mencegah stretch mark. Kenyataannya? Stretch mark saya parah saudara-saudara… Segala cream dan oil itu ngaruh.. Bahkan, sekarang ini masih meninggalkan bekas, hiks!

Sampai akhirnya, baru-baru ini teman aku sesama ibu-ibu muda yang masih newbie, share kalau dia rajin pake Bio Oil dari mulai trismester 2. Gatel-gatelnya sangat jauh berkurang dan strech mark-nya nyaris nggak keliatan *iriiii 😭

Pas banget, beberapa hari lalu aku dateng ke talkshow Bio Oil dan Watsons Indonesia yang temanya “Look Good, Feel Great” di Pluit Village. Salah satu pembicaranya, Dokter Febby Karina Panjaitan, Anti Aging Medicine. Nah, Dokter Febby ngebahas cukup jelas soal stretch mark ini. Stretch mark itu adalah robekan pada jaringan dermis karena peregangan kulit yang melebihi batas elastisitas dan terjadi dalam waktu singkat. Nggak cuma itu, berkurangnya jaringan kolagen dan elastin pada kulit ternyata juga jadi pemicu timbulnya gurat stretch mark ini. Baru paham nih aku, jadi karena sebelum hamil aku lumayan kurus, jadi begitu hamil apalagi hamilnya makin besar kulit di bagian perut meregang.

Dr. Febby Karina Panjaitan, menjelaskan seputar kecantikan kulit

Dokter Febby juga bilang, untuk mencegah dan  mengatasi si guratan stretch mark ini semakin melebar, kita butuh asupan nutrisi yang tepat untuk kulit, seperti vitamin A, C, dan E. Selain itu, pemilihan produk untuk kulit juga harus tepat untuk merangsang regenerasi sel-sel kulit baru dan membentuk jaringan kolagen baru. 

Setelah aku baca, kandungan utama Bio Oil itu memang ada Vitamin A dan E-nya. That’s why, kenapa Bio Oil pilihan tepat buat mencegah dan mengatasi stretch mark ya. 

Aku jadi makin percaya untuk menggunakan Bio Oil karena Revalina S. Temat, seorang artis yang baru melahirkan anaknya, juga pengguna Bio Oil. Setelah mencoba Bio Oil, dia nggak mengalami stretch mark, bahkan kulitnya jadi lebih halus. Sebagai perempuan hamil, biasanya muncul masalah-masalah hormonal, salah satunya kulit wajah jadi kering. Nah, Revalina coba pakai Bio Oil dan ternyataaaa… Kulitnya pun jadi lembab! 

Revalina S. Temat menceritakan masa kehamilannya bersama Bio Oil

Teruuus, masalah lain buat cewek-cewek usia 25 tahun keatas jelang 30 tahun kaya aku gini nih adalah parno penuaan dini pada kulit nih 😞 Udah mulai-mulai heboh nyari anti aging. Nah, ini ternyata juga bisa diatasin sama Bio Oil. Setelah aku coba sekitar sebulan belakangan ini, kulit memang jd lebih cerah dan lembab. Jadi, aku udah nggak pakai cream-cream lain lagi, cukup 2x sehari oles Bio Oil deh 😁

Dokter Febby menambahkan, untuk mendapat kulit sehat ini, juga tetap harus diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Jangan lupa makan makanan yang sehat, rajin olahraga, hindari stres, dan minum air mineral yang cukup. Setujuuu banget ini!😊

Ibu Nurhayatini, Product Manager PT. Radiant Sentral Nutrindo, bilang kalau Bio Oil ini nggak cuma untuk merawat kulit yang bermasalah, tapi juga bermanfaat untuk memperbaiki jaringan, menghaluskan kulit, dan memberikan asupan nutrisi dari ujung rambut sampai ujung kaki. Bahkan, bisa digunakan untuk kulit kepala bagi yang sering menggunakan catokan *duhh ini mah saya banget 

Aku mau share sedikit tentang kandungan Bio Oil. Jadi, Bio Oil itu merupakan campuran unik minyak dari ekstrak tumbuhan alami dan minyak esensi alami, yaitu Kalendula, Rosemary, Kamomil, dan Lavender. Tumbuhan-tumbuhan alami ini dipercaya selama berabad-abad untuk menghaluskan, mencerahkan, dan meratakan warna kulit. 

Uniknya, Bio Oil mengandung Purcellin Oil. Aku juga baru tau nih, Purcellin Oil ini ternyata bertujuan untuk mengurangi kepekatan sehingga lebih ringan, dapat membuat kulit halus dan kenyal, sama dia memastikan bahan aktif yang terkandung pada bahan-bahan Bio Oil ini dapat terserap dengan baik di kulit kita. 

Aku suka banget karena produk ini meskipun namanya oil, tapi begitu di aplikasiin ke kulit nggak berminyak-minyak gitu, tapi langsung menyerap. Kulit kerasanya lebih lembab. Wanginya juga enaaak 😍😍

Aduuuh, kenapa nggak dari dulu sih tau Bio Oil. Kalau tau kan udah bisa siap-siap perang ngelawan si stretch mark 😥 Tapi, gapapa deh aku kan jadi bisa siap-siap di kehamilan berikutnya. Nggak cuma buat muka aja, mulai sekarang, aku mau rutin pakai Bio Oil 2x sehari buat ngilangin stretch mark yang udah membekas ini.


XOXO,

Icha

[EVENT] Kafe BCA III “OK : Generasi Baru Kekuatan Ekonomi Indonesia”

“Kita Harus Membuat Hal-hal Kecil yang Tidak Terlupakan”

-Steve Jobs

 

Setuju banget sama Om Steve Jobs ini. Kita sebagai generasi muda harus banget bikin sesuatu yang melekat diingatan masyarakat. Di Indonesia ini tuh, banyak banget anak muda yang kreatif. Terbukti dari bermunculannya industri-industri kreatif yang dipelopori anak muda yang perkembangannya sangat melesat. Usahanya unik-unik dan bikin kita berkomentar “kepikiran ya bikin usaha itu”.

Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data, bahwa pertumbuhan sektor ekonomi kreatif ini mencapai 5,76 persen atau diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, yakni sebesar 5,74 persen. Dengan nilai tambah sebesar Rp. 641,8 triliun.

Dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) 2015-2019 juga disebutkan bahwa, akselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif adalah salah satu indikator pertumbuhan ekonomi negara. Nah, karena sebagai salah satu faktor pertumbuhan ekonomi negara,  Orang Kreatif (OK) baiknya difasilitasi agar semakin berkembang untuk berinovasi dalam usahanya.

Berangkat dari hal itu, BCA ngadain sebuah Talkshow berjudul “OK : Generasi Baru Kekuatan Ekonomi Indonesia”. Sebagai newbie di dunia usaha, aku ngerasa perlu banget nambah ilmu. Nah, pas banget diundang ke acara ini dan menerima input-input dari pembicara yang kompeten banget. Ada Pengamat Pariwisata dan Industri Kreatif di Pusat Studi Pariwisata UGM Erda Rindrasih, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya APINDO Solihin Sofian, Pengamat Ekonomi Cyrillus Harinowo, CEO Kratoon Channel Andi Martin, Ketua Bandung Creativity City Forum (BCCF) Fiki C. Satari, dan GM BCA Learning Service Lena Setiawati.

Tujuan talkshow ini, buat menyambut event yang dibuat BCA Learning Service, yaitu Indonesia Knowledge Forum (IKF) Vdengan tema Moving Our Nation to the Next Level : “Optimizing Knowledge and Creativity to Ride the Wave of New Generation in Accelerating Indonesia Economy”. Tentu saja IKF ini merupakan sebuah wadah untuk memfasilitasi orang-orang di industri kreatif untuk mengembangkan diri.

IKF sendiri telah diadakan di Ritz Carlton Pacific Place Hotel Jakarta, tanggal 6-7 Oktober yang lalu. Wah, pembicaranya pun sangat menarik dan tentu saja menginspirasi. Setelah dibuka oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, IKF V secara resmi ditutup oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahyayang memberikan inspiring closing speechdengan tema “Optimizing Knowledge and Creativity of New Generation”. Selain itu,para peserta juga telah mendengarkan kisah inspiratif dari mereka yang sudah mendulang sukses, seperti Chairman MatahariMall.com Emirsyah Satar, Founder Yayasan Surya Institute Yohanes Surya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kepala Eksekutif Lembaga Penjaminan Simpanan Fauzi Ichsan, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Indiepreuner Panji Pragiwaksono, dan 12 pembicara inspirasional lainnya. Two tumbs up! 👍👍

Ngabuburit Bareng Blogger @Koffie Tijd!

photo 1

Beberapa waktu lalu aku diundang untuk menghadiri sebuah acara yang seru banget namanya Ngabuburit Bareng Blogger. Acara ini bertempat di Koffie Tijd Bandung pada tanggal 13 Juni 2016. Sesuai dengan nama acaranya, disini banyak blogger-blogger yang datang buat ngumpul, ngobrol-ngobrol sambil menunggu waktunya berbuka puasa.

photo 2

Acara Ngabuburit Bareng Blogger dibuka dengan live music yang dihadirkan untuk mengiringi para blogger yang datang membuat suasana disana makin meriah.

photo 3

Sambil menunggu bedug Adzan Maghrib tiba, para blogger bisa saling berbagi ide dan pengalaman mereka dalam membuat tulisan blog. Tidak hanya jadi ajang ngumpul-ngumpul para blogger, dalam acara Ngabuburit Bareng Blogger ini kita mendapatkan ilmu dari speaker kece Andandika Surasetja, seorang fashion stylist yang juga menulis blog yang fokus di bidang fashion. Dia cerita bahwa sebelum kita memulai blogging, kita harus fokus apa visi dan misi kita. Lalu ke depannya blog kita ini mau diapakan? Menjadi sumber penghasilan atau hanya hobi saja?

Agar blog menarik banyak pembaca, sebaiknya dipikirkan dengan matang bagaimana layout, theme, header, nama blog, url, tampilan sideboard serta gaya tulisan sampai foto-foto yang akan dipakai.

 

photo 4
Foto Andika Surasetja

 

Di acara ini, juga  terlihat blogger cantik berhijab yang menjadi salah satu blogger favorit aku yaitu Ghaida Tsurayya, happy deh! 🙂 Dia bercerita tentang pengalamannya dalam memulai menulis blog dan menjadikan blogging salah satu hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi yang menguntungkan.

Dalam perkembangan blogging tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dunia digital, oleh karena itu dalam acara ini para blogger diajarkan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Pada kesempatan tersebut BCA diwakilkan oleh Bu Anna Lisa menjelaskan tentang Sakuku yang merupakan produk inovasi terbaru dari BCA. Sakuku merupakan dompet elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran belanja, isi pulsa, dan banyak transaksi perbankan lainnya.  Dengan menggunakan Sakuku kita tidak perlu lagi repot menggunakan uang cash atau kartu-kartu yang ribet buat dibawa-bawa, cukup bawa smartphone kita bisa melakukan pembayaran di merchant yang telah bekerjasama dengan Sakuku.

Nah buat kamu yang masih belum yakin, ini beberapa alasan kenapa kita perlu punya aplikasi Sakuku!

  • Bisa bayar belanja, dengan scan QR code di merchant-merchant Sakuku baik online ataupun offline (tambahin link merchant Sakuku dari web BCA)
  • Isi pulsa sendiri atau minta diisiin pulsa sama orang lain
  • Transfer uang atau minta ditransfer oleh teman (Sakuku Plus)
  • Split Bill atau bagi tagihan (Sakuku Plus)
  • Tarik tunai tanpa kartu (Sakuku Plus)

Hari mulai menjelang sore Adzan Maghrib sudah dikumandangkan para blogger disuguhkan makanan yang sudah ditunggu-tunggu untuk membatalkan puasa, para blogger kembali ditemani alunan live music menemani makan-makan yang bisa diambil sepuasnya. Pada saat makan-makan juga ada games yang berhadiah menarik.

photo 5

Ngumpul-ngumpul para blogger di Bandung kali ini sangat berkesan karena jadi ajang temu kangen para blogger yang sudah lama tidak ketemu. Terima kasih banget buat BBlog dan BCA yang mempertemukan para blogger ditengah kesibukan pekerjaan mereka.

 

XOXO,

Icha